Sunday, October 14, 2012

My First 5 Km Running Competition: Bergse Plasloop 2012


I and the Bergse Plasloop's Atmosphere.

Oh boy, I just had a wonderful experience today.  I was running for my first 5km competition under my cool workplace endorsement.  When I received the public invitation about the inter company competition 2 months ago, I was a bit unsure.  I never ran longer than 2k, and I'm not into athletics. I am more into game sports (e.g. football, basketball, table soccer, unfortunately no table basketball ;)).  Nevertheless, I was really interested and accepted the challenge to run for such a distance.  I thought, writing new experience in my book of life is not a bad idea.

The Route and The Results.
And.. it was not bad for a guy who did descent preparations.  In total, I practiced twice before the D-day.  The first one was a total disaster, 7 days before the D-day, I ran for about 3-5 minutes and my legs were aching (excuses excuses..).  The second practice, three days before the D-day, was a bit better, I ran for 7.125 km accidentally (actually I wanted to run only 5 km) for 50 minutes.  Today, I ran for the competition and quite happy with the result (25:45 minutes for 4.88 km).  Yeay,!!!  Thanks for the company who put me in the team and let me collect this brilliant experience.

The Gear and The Cool Running Shirt.

Saturday, September 8, 2012

Ulasan Biografi - Chairul Tanjung

"Terprovokasi" oleh gencarnya iklan di media berita elektronik tentang peluncuran biografi dari Chairul Tanjung (CT), saya sengaja memesan buku ini dari keluarga yang sedang berkunjung ke rumah pada masa liburan lalu.  Gaya penulisan dari biografi ini sangat ringan, beberapa cuplikan kehidupan yang dianggap penting dalam kehidupan sang tokoh, disajikan dalam potongan bab kecil bergaya penulisan cerita pendek. 

Layaknya biografi pada umumnya, buku ini menyajikan perjalanan CT dari masa kecil hingga kini (50 tahun red.).  Dibesarkan dalam keadaan ekonomi yang sulit, terkesan jelas bahwa peran orang tua untuk membekali CT dengan pendidikan terbaik sangatlah besar.  Cuplikan cerita dengan sentuhan personal bisa didapatkan pada paruh awal buku ini, dimana CT mengisahkan kehidupan pada masa bersekolah di SMP Van Lith, SMA Boedi Oetomo, dan Kedokteran Gigi Universitas Indonesia.  Cuplikan cerita personal memudar, beralih dengan kekentalan aroma kisah-kisah pengembangan usaha dimulai pada bab kehidupan masa kuliahnya di UI, dimana ia bertekad untuk tidak menyusahkan orang tuanya lagi selepas diterimanya ia di universitas (melalui insiden "kain halus" ibunya..:) ).


Di buku ini ia memaparkan jatuh bangun perjalanan hidupnya menjalani beraneka ragam usaha. Pengalamannya dalam menjalani bisnis foto kopi modul kuliah, jual alat kedokteran, jual beli mobil bekas, produsen alas kaki,  akusisi Bank Mega, pendirian televisi transformasi (Trans TV), akusisi saham TV 7 dari Jakob Oetama - Kompas Gramedia Group, hingga akusisi saham mayoritas Carefour Indonesia disajikan secara ringan di buku ini.

Satu sisi menarik dari CT adalah giatnya beliau dalam berbagai kegiatan "ekstra-kulikuler" (kegiatan-kegiatan yang berada diluar "core" bisnis yang ia tekuni red.).  Ketua alumni SMA Boedi Oetomo, Ketua umum PBSI (dimana tim yang ia pimpin berhasil mempersembahkan piala Thomas untuk Indonesia), wakil penasihat MUI ( :D ), pemilik Chairul Tanjung Foundation (yang menjalankan SMA unggulan yang menyaring siswa-siswa tidak mampu untuk mendapat pendidikan terbaik), ketua dari berbagai event nasional, dan ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) ia bukukan sebagai inventori pengalaman hidupnya.  Melalui media kegiatan ekstrakulikulernya ini, ia banyak berinteraksi dengan berbagai tokoh penting nasional.   

Dari buku ini, saya mendapati sikap supel, tanggap dalam menangkap peluang, dan selalu ingin menjadi yang terbaik dibidangnya adalah karakter menonjol dari CT.  Sikap hormat pada orang tua, ingat pada jasa-jasa masa lalu (guru, almamater sekolah), berkontribusi aktif pada berbagai kegiatan sosial juga adalah point positif dari CT.  Terlepas dari persepsi pribadi yang saya punya pada warna usaha dari CT, pencapaian usahanya dan kontribusi aktifnya dalam pergerakan ekonomi bangsa ini (misal, mendirikan berbagai usaha dan mempekerjakan 75000 tenaga kerja) patut untuk dipelajari.

Hmm.. sebuah biografi ringan yang cukup menarik untuk dibaca, sebagaimana menariknya orang-orang yang mau meluangkan waktu mahalnya untuk berbagi tentang kisah hidupnya untuk menjadi pelajaran bagi generasi selanjutnya.  Sebagaimana kisah orang berhasil dimanapun "keuletan dan kerja keras" adalah kunci kesuksesan, "impian" adalah batas dimana batas sukses itu akan ditargetkan.  Hayo kerja lagi brur, jangan baca melulu hehehe..

Tuesday, August 28, 2012

Monday, August 27, 2012

5 Abstraction Levels for Analyzing Organizations

Citing Bakos (1987, p22), "Organizations can be viewed at different levels of analysis ... :
  • an individual performing a task.
  • a work group including many individuals.
  • an organization consisting of several groups.
  • an industry with a number of firms.
  • the entire economy, or society as a whole. " 
community by russel, openclipart.org

Reference:
Bakos, J. Y. (1987).  Interorganizational Information Systems: Strategic Opportunities for Competition and Cooperation.  PhD Thesis.  Massachusetts Institute of Technology.

Friday, August 10, 2012

Tentang Waktu Lailatur Qadar - Cuplikan Hadist



✔ “Carilah Lailatul Qadr itu pada malam-malam ganjil dari 10 hari. terakhir (bulan Ramadhan)”. (HR Bukhari no. 1878)


✔ ‘Aisyah menceritakan,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَجْتَهِدُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِى غَيْرِهِ

“Rasulullah saw sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya”. [HR. Muslim no. 1175]

✔ Dari Ibnu Umar ra. bahwasanya beberapa orang lelaki dari para sahabat Nabi s.a.w. diberitahu dalam impian mengenai tibanya lailatul qadar yaitu dalam tujuh yang terakhir -yang dimaksudkan ialah antara malam ke 22 sampai malam ke 28-. Rasulullah s.a.w. lalu bersabda: “Saya melihat impian-impianmu semua itu cocok yaitu pada tujuh yang terakhir. Maka barangsiapa hendak mencari lailatul qadar itu, hendaklah mencarinya pada tujuh yg terakhir itu juga”. (Muttafaq ‘alaih)


✔ “Lailatul Qadar itu pada malam 27 atau 29, sungguh Malaikat yg turun pd saat itu ke bumi lebih banyak dari jumlah batu kerikil.” (HR Thayalisi dlm Musnad-nya no. 2545; juga Ahmad II/519; dan Ibnu Khuzaimah dlm shahih-nya II/223)

✔ ‘Aisyah mengatakan,
كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ

“Apabila Nabi saw memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri beliau dari berjima’ ), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya”. [HR. Bukhari no. 2024 dan Muslim no. 1174.]


n/b dikutip dari halaman fb KH. Abdullah Gymnasiar.

Thursday, August 9, 2012

Nice Thesis -> Amazon and Wal-Mart's Supply Chain Practice

If you are looking for a good detailed reference on how big retail industries are executing their supply chain, this MIT master thesis doc (2005) may shed a light.  Colby Ronald Chiles and Marguarette Thi Dau have written quite an elaborate case study on how Amazon and Wal-Mart arrange their logistics.  You can download the document via the following link. 

openclipart.org / montacarichi
Have fun then :)

Thursday, August 2, 2012

Tauhid, Tiada yg patut dikhawatirkan selain Dia


Sekedar berbagi sebuah renungan pribadi yang diinspirasi nasihat beberapa tutor yang saya percaya.  Beliau menerangkan bahwa ciri dari orang yang benar-benar beriman adalah kemantapan dan ketenangan hati.  Mengutip ayat suci berikut ini:

Tidak!   Barangsiapa menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah,  dan berbuat baik,  dia mendapat pahala di sisi Tuhannya dan   tidak ada rasa takut pada mereka dan mereka tidak bersedih hati. (QS. Al-Baqarah 112)



Orang yang benar-benar yakin pada kekuasaan Sang Khalik jauhnya hatinya dari rasa gelisah, khawatir, dan takut dari segala apapun selain dari takut pada Yang Maha Kuasa saja.  Mengutip ayat suci yang berkaitan dengan Tauhid berikut ini:

Bukankah cukup Allah untuk melindungi hamba-hambaNya?   Mereka menakuti-nakutimu dengan sembahan yang selain Allah.   Barangsiapa dibiarkan sesat oleh Allah maka tidak seorangpun yang dapat memberi petunjuk baginya. (QS. Az-Zumar 36) 

Dan barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, maka tidak seorangpun yang dapat menyesatkannya.   Bukankah Allah Maha Perkasa lagi mempunyai (kekuasaan untuk) mengazab? (QS. Az-Zumar 37) 

Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka menjawab: "Allah".   Katakanlah: "Maka terangkanlah kepadaku tentang apa yang kamu seru selain Allah,   jika Allah hendak mendatangkan kemudharatan kepadaku, apakah berhala-berhalamu itu dapat menghilangkan kemudharatan itu,   atau jika Allah hendak memberi rahmat kepadaku, apakah mereka dapat menahan rahmat-Nya?.   Katakanlah: "Cukuplah Allah bagiku".   Kepada-Nyalah orang-orang yang bertawakkal berserah diri. (QS. Az-Zumar 38) 

Katakanlah (hai Muhammad):   "Hai kaumku!   Bekerjalah sesuai dengan keadaanmu, sesungguhnya aku akan bekerja [pula],   maka kelak kamu akan mengetahui, … (QS. Az-Zumar 39) 

… siapa yang mendapat siksa yang menghinakannya dan lagi ditimpa oleh azab yang kekal". (QS. Az-Zumar 40) 

Sesungguhnya kami menurunkan kepadamu Al Kitab [Al Qur’an] untuk manusia dengan membawa kebenaran; siapa yang mendapat petunjuk, maka [petunjuk itu] untuk dirinya sendiri,   dan siapa yang sesat maka sesungguhnya dia semata-mata sesat buat [kerugian] dirinya sendiri   dan kamu sekali-kali bukanlah orang yang bertanggung jawab terhadap mereka. (QS. Az-Zumar 41) 

Allah memegang jiwa [orang] ketika matinya dan [memegang] jiwa [orang] yang belum mati di waktu tidurnya;   maka Dia tahan jiwa [orang] yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan.   Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang berfikir. (QS. Az-Zumar 42) 

Bahkan mereka (tetap) mengambil penolong selain Allah.   Katakanlah: "Dan apakah [kamu mengambilnya juga] meskipun mereka tidak memiliki sesuatupun dan tidak berakal?" (QS. Az-Zumar 43) 

Katakanlah: "Pertolongan itu hanyalah milik Allah semuanya.   Kepunyaan-Nya kerajaan langit dan bumi.   Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan". (QS. Az-Zumar 44) 


Sudahkah diri ber-Tuhan hanya kepada Tuhan?  Atau adakah terselip pemrioritasan yang terkadang lebih ditinggikan (seperti karir, pendidikan, pergaulan, dll) diatas bakti tauhid.   Hanya diri sendiri yang dapat menjawabnya.  Seberapa tenang dan pasrah diri menghadapi hidup?  Seberapa berani kita menghadapi apapun karena keyakinan bahwa segala jalanan hidup (yang dianggap) baik maupun buruk hanya akan terjadi dengan seizin-Nya?  Masihkan kita lebih takut terhadap hal hal lain (seperti anggapan manusia, prospek bisnis, dll) daripada lebih takut untuk tidak konsisten dalam kokoh dalam keyakinan tauhid?   Sungguh perkara yang sangat berat untuk benar-benar dijalani, tidak seringan mewacanakan dan sekedar menulis blog ini.  

Semoga Sang Khalik tiada pernah lepas membimbing diri kita.

Segala kebenaran datang dari Dia yang Maha Pengasih dan Penyayang.  Segala kesalahan bersumber dari penulis blog ini.  Wallahualam Bissawab.