Showing posts with label Artikel Indonesia Kebijaksanaan. Show all posts
Showing posts with label Artikel Indonesia Kebijaksanaan. Show all posts

Monday, February 20, 2012

Ujian dan Filosofi Buah Kelapa

Sebuah perspektif, yang didapat dari salah satu referensi utama saya, berkenaan dengan menyikapi kerasnya hempasan naik-turunnya kehidupan. Beliau berpendapat, setiap ujian, hempasan, hinaan, bantingan hidup, hanya bertujuan untuk membuat yang diuji "naik kelas" ke derajat yang lebih tinggi. Semakin keras dan sulit ujiannya, semakit diuji seseorang untuk menapaki derajat yang lebih tinggi. Layaknya soal ujian sebuah mata pelajaran di universitas yang sewajarnya lebih sulit dari ujian menggambar bagi siswa taman kanak-kanak.

openclipart.org

Mengambil pelajaran dari perjalanan hidup buah kelapa yang bersari pati tinggi, buahnya tentu tidak akan jatuh dari pohonnya bila tidak cukup lama dan dianggap cukup tua untuk terus "bersekolah" pada induk pohonnya. Setelah lulus dari induk pohonnya, ia harus terjun bebas, dijatuhkan dari tempat yang sangat tinggi ke tempat yang sangat rendah. Setelah jatuh, buah itu mengalami proses "pengulitan". Serabut yang meliputinyapun dicabik-cabik untuk dibersihkan. Sampai pada tempurungnya, tempurung itupun harus dihantam hingga pecah kepala buah kelapa tersebut. Setelah hantaman yang sangat keras tersebut, mulai terlihat daging buah segar sebagai hasil penempaan nan berliku. Belum selesai sampai disitu, daging kelapa dikerok dari tempurungnya, diparut, dan akhirnya diperas habis hingga sari santan yang terbaik dapat terasa manfaatnya. Dari sekian proses getir pelajaran yang telah dan akan kita lalui, semoga kita dapat juga mengeluarkan satipati terbaik dari hidup kita. Untuk masa lalu, masa kini, masa depan, hingga pada akhirnya kelak, amin.. 

Terimakasih Bapak (tidak saya sebutkan namanya).. atas pelajaran yang telah dibagi.. :)


Sunday, October 9, 2011

Saya Berharap vs Saya Menginginkan

Di kala membaca buku mungil bertajuk "Whatever You Think Think the Opposite" karangan Paul Arden, terdapat kutipan menarik yang menjelaskan perbedaan prinsipil antara sebuah harapan dan keinginan. 


Harapan lebih dekat pada angan-angan kosong sedangkan keinginan diasosiasikan dengan impian yang solid. Keinginan selalu ditindaklanjuti dengan perencanaan dan realisasi eksekusi dari segala usaha yang merujuk pada terwujudnya keinginan itu. Harapan adalah impian yang tidak pernah ditindaklanjuti dengan kerja nyata, walhasil kemungkinan terwujudnya sangat kecil.

Pastikan kita tau perbedaan keduanya, keinginan dan harapan. Saya ingin.. Saya berharap.. :)


Monday, July 18, 2011

10 Pepatah Bijak Jawa

Copas dari milis, pengingat yang berguna :p

1. "Urip Iku Urup"
Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita"

2. "Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara"
Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak.

3. "Sura Dira Jaya Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti"
Segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.

4. "Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha"
Berjuang tanpa perlu membawa massa; Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan; Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan/ kekuatan/ kekayaan/ keturunan; Kaya tanpa didasari kebendaan.

5. "Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan"
Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri; Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu.


6. "Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman"
Jangan mudah terheran-heran; Jangan mudah menyesal; Jangan mudah terkejut-kejut; Jangan mudah kolokan atau manja.

7. "Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman"
Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi.

8. "Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka"
Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah;Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka.

9. "Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo"
Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat.

10. "Aja Adigang, Adigung, Adiguna"
Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti.


...